- Desember 2017

Kamis, 07 Desember 2017

Tubuh kurus bukan jaminan terhindar dari kanker payudara

Tubuh kurus bukan jaminan terhindar dari kanker payudara,- Selama ini banyak penelitian yang menyebutkan bahwa wanita yang bertubuh gemuk akan memiliki risiko besar terkena kanker payudara. Alasannya karena jaringan lemak di dalam tubuh mereka mampu memicu pertumbuhan sel kanker payudara.

wanita yang bertubuh kurus pun akan memiliki risiko yang sama besarnya untuk terkena kanker payudara dengan wanita bertubuh gemuk.

"Berat badan seorang wanita ternyata bukan faktor utama dalam penentuan risiko kanker payudara. Sebab apabila Anda bertubuh kurus sekalipun namun jarang berolahraga atau melakukan aktivitas fisik yang bermanfaat, Anda tetap mempunyai risiko yang besar untuk terkena penyakit ini," jelas seorang peneliti dari Karolinska Institute in Stockhold bernama Ylva Trolle Lagerros.

"Salah satu cara yang efektif untuk mencegah kanker payudara adalah dengan melakukan aktivitas fisik secara konstan. Anda dapat memulai dengan berjalan kaki dan berenang. Hindari melakukan kegiatan yang monoton setiap hari seperti hanya duduk di depan komputer atau televisi. Sebab perilaku ini tidak hanya memperbesar risiko terkena kanker payudara namun juga penyakit-penyakit lainnya," lanjutnya.

Kanker payudara saat ini masih menjadi kanker kedua terbesar yang menjangkiti tubuh wanita selain kanker rahim. Anda dapat mengurangi risikonya dengan selalu menerapkan pola hidup sehat, seimbang, dan aktif.

Rabu, 06 Desember 2017

Ketahui faktor yang dapat meningkatkan kanker payudara ini

Ketahui faktor yang dapat meningkatkan kanker payudara ini,- Kanker payudara masih menjadi penyakit yang menyeramkan bagi kalangan wanita. Kanker payudara menyumbang sekitar 22,9% kematian pada wanita yang disebabkan oleh kanker. Tingkat kelangsungan hidup penderita kanker payudara ditentukan oleh dua hal yaitu diagnosis dari penyakit tersebut serta seberapa ganasnya sel kanker yang diderita.

Meskipun kanker payudara karena alasan genetik tidak dapat dihindari, namun ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk menurunkan resiko Anda terkena kanker payudara. Salah satunya adalah dengan cara mengetahui faktor-faktor yang dapat meningkatkan resiko kanker payudara.

Memiliki jaringan payudara yang padat
Payudara terdiri dari jaringan lemak, jaringan kelenjar, dan jaringan fibrosa. Apabila Anda memiliki lebih banyak jaringan kelenjar dan jaringan fibrosa sementara Anda kurang memiliki jaringan lemak, maka hal ini dapat menempatkan Anda pada resiko tinggi terkena kanker payudara.

Menstruasi, obesitas, dan usia
Ketiga hal ini dapat membuat Anda rentan terkena kanker payudara. Apabila Anda mendapatkan menstruasi pertama di usia yang dini dan menopause di usia pertengahan 50 maka ada kemungkinan Anda beresiko terkena kanker payudara. Begitu pula dengan berat badan. Perempuan yang menderita obesitas lebih beresiko dibandingkan dengan perempuan yang mempunyai berat badan yang normal.

Pil KB
Menggunakan kontrasepsi jenis ini akan meningkatkan resiko Anda terkena kanker payudara. Namun apabila Anda berhenti mengonsumsi pil ini, maka resiko terkena kanker payudara pun dapat turun.

Ras dan etnis
Genetika seorang wanita juga dapat menentukan apakah wanita itu berpotensi terkena penyakit kanker payudara atau tidak. Hal ini terbukti secara ilmiah bahwa perempuan kulit putih lebih beresiko tinggi terkena kanker payudara dibandingkan dengan wanita kulit hitam atau ras Afro Amerika.

Garis keturunan
Jika ibu, nenek, atau saudara perempuan Anda pernah terkena atau terdiagnosis kanker payudara maka sebaiknya Anda berhati-hati sebab Anda kemungkinan besar terkena penyakit tersebut juga. Oleh karena

Riwayat kesehatan Anda sendiri
Jika Anda pernah terdeteksi penyakit kanker payudara dengan stadium yang rendah dan penyakit tersebut terdeteksi lebih awal sehingga Anda bisa mengobatinya, sebenarnya Anda tidak bisa bernapas lega. Sebab hal ini akan mengembangkan resiko Anda terkena kanker payudara di kemudian hari.